“Demi Tuhan! Kamu tidak akan percaya apa yang baru saja terjadi.” berondong sahabatku seperti meriam saja begitu aku buka pintu depan menjawab...
Saat ini kami berpakaian secara informal. Sebagai ganti setelan yang kaku, Martin mengenakan celana santai dan kaos polo. Aku memakai sebuah blus...
Aku duduk hampir membeku, memperhatikan diriku pada cermin di dinding. Memperhatikan Martin sekarang berdiri di depan bahuku, memasangkan kalung di leherku. Aku...
Pulang kantor jalanan masih agak macet. Kantorku berada di daerah Harmoni. Pada jam-jam sibuk tentu saja macet total. Langit agak mendung, tapi...
Vera memandangku dan mengangguk ketika kepalanya ada di atas selangkanganku. Aku juga mengangguk. Aku memang tidak pernah meminta wanita yang kutiduri untuk...
Aku terkejut ketika tiba-tiba mendapat sepucuk surat dari seorang teman SMA yang berisi pemberitahuan reuni khusus untuk kelasku di SMA. Reuni rencananya...
Dengan gontai Isman berjalan dan mencari meja lainnya. Acara kemudian dimulai. Karena lingkupnya hanya reuni kelas maka suasana dibuat santai dengan permainan....
Kepalaku kembali bergerak ke atas dan menciumi sekujur dadanya. Tangannya berada di atas kepala sambil meremas ujung bantal. Siska kelihatannya tidak sabar...
Aku jadi kikuk dan merasa bersalah. Ada perasaan seolah-olah ia tahu apa yang terjadi semalam. Padahal mungkin saja ia hanya sekedar berbasa-basi....
Sore itu teman-teman kantor yang lain sudah pulang. Akupun sedang mempersiapkan diri untuk pulang juga ketika terdengar ketukan di pintu ruanganku dan...
Aku menginginkan sebenarnya ini hanya menjadi rahasiaku sendiri. Namun amatlah bagus kiranya hal ini kuberikan kepada teman teman semua. Boleh dibilang aku...
Aku mahasiswa semester 7 di sebuah universitas di Jakarta Barat. Umurku 21 tahun. Aku tergolong anak yang biasa-biasa saja di lingkungan pergaulan...
Jum’at kali ini adalah hari yang paling melelahkan setelah deadline demi deadline, meeting demi meeting dan ditutup dengan klien yang ‘sulit’, ditambah...
Diusap-usap celana dalamnya dengan perlahan, seirama musik yang masih mengalun. Kepalanya tengadah disandarkan ke kursi, seakan ia menikmati usapan-usapannya sendiri. Desahannya bertambah...
Nafsu birahipun sudah semakin menguasai kami. Kucabut dildo dari anusnya, kuulaskan lagi sedikit oil dan akhirnya kuarahkan kejantananku ke anusnya. Kudorong perlahan,...