“Om..,” kupanggil namanya karena tiba-tiba suasana menjadi sepi. Yang kupanggil diam saja. Mungkin ia sudah tertidur lagi. Tapi tiba-tiba kurasakan wajahnya ditenggelamkan...
Konsentrasiku buyar ketika kurasakan tangan Om Wi’ meremas milikku dengan sabun. Aku kegelian dan berusaha menghindari tindakannya lebih lanjut. Tapi ia terus...
Airmataku tidak bisa berhenti mengalir, hatiku sangat pedih karena perasaan kehilangan, aku tetap menangis sekeras-kerasnya, tak kupedulikan para penumpang pesawat tujuan Jakarta...
Tidak terlalu sulit bagiku untuk menyesuaikan diri dengan keluarga tante Lily, bahkan suaminya pun sangat baik terhadapku, mr Dave adalah pengusaha yang...
EPILOG (PENUTUP): Setelah lulus SMU antony yang telah dewasa kembali menjumpaiku, kami telah berpisah tiga tahun lebih. Antony menjadi seorang laki-laki normal...
Surat Kelima ( 5 ) IF, setelah seharian kemarin kau mencari warnet, dan aku juga berkali-kali on air tetapi tak juga menemukan...
Surat pertama ( 1 ) IF, aku tidak tahu, apakah kau akan suka apabila kupanggil dengan nama ini. Aku cuma ingin saja,...
Menjelang sore, Bima datang dengan tas besarnya yang berisi perlengkapan pribadinya. Rupanya dia bawa alat makeup sendiri. Mas Nano, penata rias kami...
Aku terbangun ketika bel pintu berbunyi. Ah, aku lupa, kalau pintu masih terkunci. Disampingku Bu Ayu masih tertidur pulas. Kelelahan dia. Kuperhatikan...
Hampir jam 12 tengah malam, aku dan Bang Jay pulang dari rumah Bang Hotman. Kami membawa kaset demo untuk diperlihatkan pada Bu...
Aku menyerahkan sebuah shopping bag berisi handphone kepada Rully kemudian aku berangkat meninggalkan mereka semua. Dari balik kaca mobil aku masih melihat...
Proyekku selesai dengan sukses. Bu Ayu mengirimkan SMSnya untuk menyampaikan terima kasihnya atas apa yang kukerjakan untuk perusahaannya. Bu Poppy memberiku bonus...
Kami masuk ke dalam air dan mengambil posisi agar punggung kami kejatuhan air. Huh! Enaknya dipijat dengan curahan air terjun buatan ini....
Aku sedikit tersadar karena desahan nafas menerpa wajahku, aku merasakan kecupan mesra di keningku dan selanjutnya di leherku. Ryan terus menciumi leherku...
Ketika kami tiba di rumah hampir pukul 12 malam, Rully akhirnya bersedia tidur di rumahku karena dia sudah mengerti maksudku. “Rully pernah...