Membaca cerita-cerita di rumahseks.blogspot.com ini mengingatkan diriku pada 19 tahun yang lalu saat pertama kalinya aku merasakan nikmatnya seks. Saat itu usiaku...
Aku terima banyak email, sorry aku nggak sempat balas. Ada juga orang yang menggunakan namaku untuk kepentingannya. Aku nggak pernah ngirim cerita...
Gerakanku berpindah ke leher belakangnya dengan kedua telapak tangan kuurut dari atas menuju ke dua pundak atasnya dengan lembut. Gerakan ini berlangsung...
Aku tersentak karena teriakannya, Mia berteriak sakit, tapi aku belum memasukkan batang kemaluanku sedikit pun, baru hanya menyentuh bagian luarnya. Akhirnya aku...
Tepatnya pada malam hari,tanggal 24 januari 1999 yang lalu. waktu itu umur saya masih 19 tahun. saya mengalami kejadian yang tidak masuk...
Aku Iwan, masih kelas 3 di salah satu SMU di Jakarta Selatan dan tinggal bersama Papa dan Mami serta adikku Ita yang...
Beberapa saat kemudian, tanganku kupindahkan ke vaginanya dan klitoris Mami kugosok-gosok dengan jariku. Hal ini membuat kocokan tangan Mami di batang kemaluanku...
Kurasa tidak perlu aku ceritakan tentang nama dan asalku, serta tempat dan alamatku sekarang. Usiaku sekarang sudah mendekati empat puluh tahun, kalau...
Ketika anak saya berumur satu tahun saya pindah rumah. Rumah sendiri. Rasanya sudah cukup bekal mental kami untuk tinggal sendiri. Semua pelajaran...
Seandainya saja karena kurang pengalaman dan pemahamannya, kemudian Pak Anggoro menuruti kemauan berontakku, pasti aku akan jatuh pada kekecewaan yang berkepanjangan. Bukankah...
Pak Anggoro mengikuti tanganku, menyusupkan tangannya memeluk tubuhku. Pagutan kami menjadi lebih intim. Dan terdengar desahan-desahan kecil keluar dari mulut-mulut kami. Tanganku...
Bulu-bulu tangannya sempat menyentuh tanganku. Aku langsung merinding. Aku tidak mampu berpikir apa-apa lagi. Otakku langsung tumpul oleh darahku yang sudah dikuasai...
Kini irama percumbuan sudah berganti menjadi upaya intensif untuk secepatnya meraih puncak kenikmatan. Mulutku meracau hebat menahan derita dan sekaligus siksaan yang...
Mulutku sengaja diam untuk menampung semua cairan kental yang tumpah ini. Pada kedutan yang ketujuh, mulutku sudah penuh. Aku menganga dan menunjukkannya...
Aku berdiri di belakang Mbak Eliz, sepertinya dia belum menyadari kehadiranku, kupeluk dari belakang, kudekap erat dan kuremas buah dadanya sambil menciumi...