
Kota Padang merupakan pintu masuk kunjungan para wisatawan ke Sumatra Barat dan menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu liburan. Terdapat sejumlah destinasi dan event wisata menarik yang dapat dikunjungi. Wajar dunk kota ini dapat dinobatkan surganya wisata.
Pantai Pasie Jambak (07.00-08.30 WIB)


(09.00-11.00 WIB)
Jambak dilanjutkan bermain air ke Lubuak Minturun. Daerah ini yang merupakan
kawasan agrowisata dan pemandian alam yang berlokasi di Kelurahan Koto Tangah,
Kota Padang. Sekitar 40 menit dari pusat kota atau dari BIM kira-kira 40 menit
juga.
sudah lama dikenal sebagai tempat pemandian alam yang memanfaatkan aliran
sungai Batang Kandis yang memiliki air yang jernih dan menyegarkan. Bahkan dulunya
menjadi tempat mandi para pejabat pemerintahan Kolonial Hindia Belanda. Tempatnya
bernama Lori. Kini pemandian ini menjadi salah satu destinasi wisata
keluarga yang banyak dikunjungi terutama
ketika memasuki bulan Ramadan untuk prosesi Balimau.
![]() |
Masjid Nur Zikrullah |
Lori, ada juga pemandian alam lainnya seperti Pemandian ABG, Pemandian Alam Aie
Dingin serta terdapat sejumlah wisata berpetualang lainnya, ada Pincuran 7 dan
Ngungun Saok. Tidak jauh juga terdapat Mekah Mini di Kota Padang, Tempatnya di
Masjid Nur Zikrullah yang dapat menjadi pilihan
untuk berwisata religi yang dapat dikunjungi bila ke Kota Padang. Untuk
bisa menikmati suasana Miniatur Mekah ini, pengunujung dapat biaya masuk Rp. 5
ribu. Bagaimana tertarik?
(11.40-13.00 WIB)

ke pusat kota untuk mencari makan siang bisa singgah ke RM Lamun Ombak, RM Pauh Piaman atau RM
Sederhana serta tempat makan lainnya. Kemudian dilanjutkan istirahat sejenak sembari menunggu waktu salat Zuhur
di Masjid Raya Sumatera Barat. Lokasinya stategis persis dipersimpangan antara jalan Khatib Sulaiman dan jalan
Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.
merupakan salah satu masjid terunik di dunia yang memiliki bentuk modernisasi
arsitektur Minangkabau. Masjid Raya Sumatera Barat ini juga dirancang mampu
menahan goyangan gempa hingga 10 SR dan sebagai shelter lokasi evakuasi bila
terjadi Tsunami. Peletakan batu pertama masjid ini dilakukan pada 21 Desember
2007 hingga saat ini masih dalam proses perampungan meski sudah dapat
digunakan untuk beribadah.
![]() |
Interior dan penampakan dalam Masjid Raya Sumatera Barat |
dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai daerah dalam maupun luar negeri.
Nah, saat pertama mengijakkan kaki ke Kota Padang dapat beribadah sembari wisata religi dan
mengabadikan gambar di masjid kebanggaan masyarakat Minangkabau ini.
![]() |
Panorama perbukitan, sungai Batang Arau dan Kota Tua Padang dari Jembatan Siti Nurbaya |
lagi ke daerah muaro, untuk melihat keindahan alam dari Jembatan Siti Nurbaya yang
dapat dinikmati segala waktu. Pagi hari
bisa melihat sunrise, senja dapat melihat sunset dan malam dapat menikmati
kelap kelip lampu rumah penduduk di sekitar bukit Gado-Gado.
ini dibangun sejak tahun 1995, membentang sepanjang 156 meter dan dengan
lebar jembatan 8 meter ini dilengkapi juga dengan trotoar dan dihiasi oleh
puluhan lampu-lampu yang menyerupai bentuk gonjong yang menjadi identitas
aristektur Minangkabau.
![]() |
Suasana kala malam dari Jembatan Siti Nurbaya |
Jembatan
ikonik ini kini menjadi salah satu tempat kongkow dan kuliner favorit di Kota
Padang. Sedari sore hingga tengah malam di atas jembatan ini akan ramai
dijumpai penjual jagung dan pisang bakar yang memadati tepian jembatan. Jajanan
khas ini wajib dicicipi bersama es kelapa muda atau minuman teh yang dibotol
lainnya.
Percaya deh, jembatan ini selalu membuat rindu, baik alamnya dan
kulinernya. So, bila berlibur ke Kota Padang singgah ke jembatan ini menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan.
dapat diteruskan untuk tracking ke Gunuang Padang mengunjungi “Sitti Nurbaya”
yang kesohor itu. Gunuang Padang menjadi ikon bagi Kota Padang, sebab telah
melekat pada lambang administrasi kota ini. Terletak di Kelurahan Kampung
Seberang Pabayang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Untuk bisa masuk harus membayar tiket, Rp.5 ribu
(dewasan) dan Rp.2 ribu (anak-anak) serta parkir motor Rp. 3ribu.
gunung, meski sebuah bukit yang ketinggiannya kira-kira 400 mdpl ini ternyata
memiliki banyak cerita dan objek wisata yang patut dijelajahi. Dengan ‘mendaki’
331 anak tangga (hasil perhitungan saya dan teman kala itu), pengunjung bisa menemukan
makam yang dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai tempat isturahat terakhirnya
Sitti Nurbaya.
![]() |
Panorama lautan dan pulau-pulau dari Taman Siti Nurbaya |
saksi atas perjuangan cinta mereka dengan nama Taman Siti Nurbaya dengan
landskap Kota Padang dan lautan yang luar biasa indahnya. Bahkan di Gunuang
Padang akan ditemui beberapa benteng dan bunker yang merupakan situs
peninggalan zaman kependudukan Jepang. Kita bisa juga melihat suasana
perkampungan nelayan hingga nikmatnya memancing. Siapa tahu bisa ketemu jodoh
di tempat ini. Hehe
![]() |
Gedung Geo Wehry and Co Bangunan Tua Tercantik di Kota Tua Padang |
jelajah kota tua, untuk melihat peninggalan sejarah dari sisa-sia perkembangan Kota
Padang. Nuansa nostagia akan terasa bila menjelajah Kota Tua Padang. Jejak
kejayaan tempo dulu masih bisa temui di sini terlihat berjejer puluhan bangunan
tua dan bekas kantor pemerintahan, perbankan, serta kantor dagang
peninggalan VOC yang ada di sepanjangan Muaro, Batang Arau, Pasa Gadang
(Pasar Hilir), Pasa Mudik, dan Pasa Tanah Kongsi hingga kawasan Pondok.
![]() |
Masjid Muhammadan di Kawasan Kota Tua Padang |
tidak hanya banyaknya bangunan peninggalan kolonial saja. Namun, memiliki
keberagaman tradisi budaya multietnik yang berbaur menjadi atraksi yang menawan
salah satunya pertunjukan Barongsai oleh masyarakat Tiongkok atau tradisi
melempar gula yang dilakukan oleh masyarakat muslim keturunan India hingga
beragam kuliner khas, cafe kekinian dan tempat nongkrong favorit kaula muda
Padang.
![]() |
Kala senja di Pantai Purus |
Pantai Muaro Padang
![]() |
Pantai Muaro Padang |
Mulai dari Pantai Muaro Padang ini titik awal untuk menikmati pesona pantai di Kota Padang. Pantainya berada dekat muara sungai Batang Arau. Memiliki pantai yang tidak terlalu landai dengan ombak yang sedang.
Pantai Purus
![]() |
Pantai Purus selalu padat dikunjungi wisatawan |
Diteruskan ke Pantai Purus yang memiliki landmark tulisan Padang
atau Tugu IORA. Pantai juga menjadi salah satu pusat berkumpulnya anak muda
Kota Padang. Sembari nongkrong, sembari menghilangkan penat dengan bermain air
atau duduk-duduk manja sambil makan bakso bakar, cucik kerang langkitan/pensi
dan kerupuk kuah mie sebagai jajanan khasnya.
(Lapau Panjang Cimpago) kedai baru yang disedaikan oleh pemerintah kota serta
pedestrian yang luas untuk memanjakan pengunjung.
Pantai Muaro Lasak
![]() |
Monumen Merpati Perdamaian di Pantai Muaro Lasak |
Bila dilanjutkan lagi akan melewati Pantai Muaro Lasak. Di sana
terdapat taman yang bernama Taman Muaro Lasak dan terdapat Monumen Perdamaian
Merpati. Tempat ini juga cukup ramai dikunjungi, seperti saat di landmark tulisan
Padang di Pantai Purus.
ini. Bagaimana pun juga mengabadikan momen di landmark ini bisa
disebut sah telah mengunjungi kota yang dikenal dengan cerita Malin Kundang dan
Siti Nurbaya ini. Kabarnya sunset di Pantai Padang ini tak kalah cantik
dengan yang di Bali loh.
(18.15-19.00 WIB)
Langit yang semula biru perlahan merona dan jingga. Saatnya saat Magrib.
Setelah mengunjungi sepanjang Pantai Padang ini dilanjukan perjalanan ke Masjid
Raya Ganting di Jalan Ganting No.10,
Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
masjid tertua di Kota Padang yang mulai dibangun pada 1805 dengan gaya
arsitektur neoklasik yang proses pengerjaannya melibatkan beragam bangsa
seperti Eropa, Timur Tengah, Tiongkok, dan Minangkabau, sehingga terlihat
berbagai perpaduan arsitekturnya.
berkembangnya Kota Padang tempo dulu yang masih mempertahankan bentuk aslinya.
Terlihat dari lantainya dengan ubin tegel kuno, dinding bagian depan masjid, atapnya dan tentunya saat berkunjung ke
masjid ini akan membuat kita terkagum-kagum. Keren kan?
(19.15-20.30 WIB)
destinasi wisata, sudah saatnya berburu kuliner yang lezat dan khas di Kota
Padang. Nah, sejumlah titik di kawasan
Kota Tua Padang ini terdapat pusat kuliner. Di kawasan Jembatan Siti Nurbaya
terdapat jajanan yang menarik untuk dicicipi yaitu jagung bakar dan pisang
bakar keju.
yang sering di padati oleh kaula muda sembari seruput Kopmil yang menjadi
minuman khasnya. Tidak jauh ada Sweet Studio Cafe dan Weekend Cafe. Jika
di jalan Batang Arau yang terkenal Karambia Cafe dan Bat and Arraw dengan
banguan kolonialnya. Dilanjutkan ke Pasar Mudik ada cafe Kota Tua Coffie.
menjual oleh-oleh khas Minang, Keripik Balado Christin Hakim. Biar tidak repot
beli oleh-oleh esok harinya, lebih baik sekarang. Banyak oleh-oleh khas
Minangkabau yang dapat dipilih ada keripik balado, galamai dan lainnya.
Resto and Lounge yang cukup banyak pengunjungnya dan menjadi tempat nongkrong.
Begitu juga di kawasan Tugu Gempa menjadi salah satu pusat tempat berkumpul
anak muda dan kuliner malam.
cukup tua di Kota Padang dikenal dengan Es Durian Ganti Nan Lamo. Di kawasan
Simpang Kinol juga dapat menjadi pilihan untuk berburu kuliner sebab terdapat
puluhan pedagang kaki lima yang menjual berbagai menu makanan dan minuman.
yang menjadi tempat nongkrong yaitu Martabak Malabar, Bistro and Pool Padang
dan KIOSK Coffe and Tea Shop. Termasuk Ayam Rica-Rica Mas Bagus. Ini menjadi
rekomendasi bila ingin mencicipi kuliner yang enak dan duduk-duduk asik di
kawasan Kota Tua Padang. Banyak bukan? Tenang saja rekomendasi tempat
makan ini dijamin halal.
Tugu Gempa (20.45-22.00 WIB)

Sudah kenyang dan beli
oleh-oleh? Saatnya mencoba nongkrong di tempat yang hits di Kota Padang yaitu
Monumen Tugu Gempa. Dulu tempat ini tidak ada yang melirik, tapi semenjak
dibuat monumen ini menjadi pilihan bagi kaula muda untuk menghabiskan malam sembari
wisata kuliner ditempat ini. Siang hari tempat ini seakan tidak ada kehidupan, tapi malam tiba akan berubah. Tiap hari saja selalu ramai dikunjungi, apalagi
ketika akhir pekan.
minuman hadir ditempat ini ada lontong malam, gorengan, es krim, nasi goreng
dan banyak lainnya. Beragam jenis minuman juga ada. Bisa bingung untuk
memilihnya. Suasana di tempat ini memang penuh dengan anak muda. Selain di
monumen tugu gempa dapat juga duduk di taman Tugu Joang Sumatra. Tugu ini
sangat bersejarah yang merupakan cagar budaya. Jadi bila ke kota padang jangan
lewatkan untuk duduk di Monumen Tugu Gempa.
untuk istirahat. Menyiapkan tenaga untuk esok harinya sehingga dapat
melanjutkan penjelajah ke tempat wisata lainnya yang belum di kunjungi hari ini. Tidak perlu khawatir,
sebagai kota tujuan wisata, Kota Padang
memiliki beragam tempat penginapan yang lokasinya berada di pusat kota. Mulai dari
penginapan biasa saja, motel, hotel bernuansa heritage, hotel moderen dan
kekinian hingga penginapan bernuansa Islami. Tinggal pilih dan reservasi saja.
pagi-pagi berangkat agar bisa menikmati suasana kabut pagi di Taman Raya
(Tahura) Bung Hatta. Lokasinya Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan
Kota Padang. Sebelah timur Kota Padang
sekitar 25 km dari pusat kota menuju Kabupaten Solok via sitinjau lauik. Tidak sulit, aksesnya
mudah dan dekat jalan raya.
alam yang menjadi bagian
Taman Nasional Kerinci Seblat yang memiliki beragam flora dan fauna
langka (terutama adanya bunga
raksasa Rafflesia arnoldii) yang diresmikan oleh
Mohammad Hatta pada 1955. Memiliki luas keseluruhan hingga 70 ribu hektareberada di kawasan perbukitan. Tentunya suasananya berhawa sejuk dan
serba hijau dikelilingi oleh pepohonan
digunakan sebagai pelestarian plasma nutfah, perlindungan sumber daya alam,
pendidikan dan penelitian. Di sini ada juga tempat penginapanya dan cocok untuk
bermain outbond. Meski tidak banyak dikunjungi tahura ini instagramable sekali untuk berburu folk. Rugi rasanya bila ke Kota
Padang tidak piknik seru di Taman Raya Bung Hatta.
(09.15-10.00 WIB)
langsung kita turun menuju kawasan Lubuak Paraku. Tempat ini merupakan
salah satu pemandian alam legendaris yang terletak di Kelurahan Indarung,
Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Tidak sulit menjumpainya berada dekat
tepi jalan menuju Kabupaten Solok.
untuk dikunjungi di antara pemandian alam lainnya yang ada di Kota Padang,
karena memiliki air yang lubuak (kolam) berwarna biru dengan air yang sangat
jernih, percaya deh ini warna airnya asli tak di edit. Airnya dingin serasa air
es dan tentunya masih asri dengan rimbunan pepohoan yang hijau karena masih
dikawasan hutan lindung dan cagar alam Tahura Bung Hatta.
Pelabuhan Teluk Bayur (10.45-14.00 WIB)
kita turun ke pesisir pantai. Saatnya bermanja-manja ke arah selatan Kota Padang
menuju kawasan Pelabuhan Teluk Bayur dan jalan lintas Padang-Painan. Di sini
dapat menikmati panorama pelabuhan Teluk Bayur yang telah ada sejak zaman
kolonial pada tahun 1888. Dulu dikenal dengan nama Emmahaven.
Pantai Nirwana yang menarik sebagai lokasi hunting foto berlokasi di Kecamatan Lubuk Begalung,
Kota Padang. Memiliki tipe pantai
yang landai dengan air jernih, ombak laut yang tidak begitu besar sehingga
permukaan air lautnya relatif tenang. Terdapat barisan pohon kelapa dan
pohon bakau sepanjang pantai ini. Di sini pengunjung dapat bersantai menikmati panorama laut dengan
semua kesibukannya, menyewa perahu untuk berkeliling, dan bisa juga digunakan
sebagai area berkemah.

Carolina yang terletak di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang,
Sumatera Barat. Pantai ini hanya berjarak 12 kilometer dari pusat kota Padang. Memiliki
pemandangan alam yang indah, secantik namanya. Dengan pasir pantai yang putih
bersih dan air laut yang biru merupakan suatu perpaduan warna yang sangat
menakjubkan. Pantainya landai, pasirnya lembut, lautnya tenang, sehingga
cocok untuk bermain pasir, berenang, berlayar dengan perahu, naik banana boat,
atau sekadar duduk-duduk.
Pantai Sako bisa menjadi pilihan sebagai destinasi yang cukup private yang
berada di teluk dan muara sungai dengan hutan bakaunya menciptakan panorama
alam yang cukup berbeda. Pantai Sako ini terletak di Kecamatan Bungsu Teluk
Kabung. Pantai Sako juga merupakan salah satu objek wisata bahari yang memiliki
bibir pantai terpanjang dari objek wisata lainnya di Kota Padang. Pantai ini
dikelola oleh pribadi dengan tiket masuk Rp.10ribu
untuk dewasa dan Rp.5ribu untuk anak-anak.
Museum Adityawarman menjadi destinasi wisata yang wajib juga dikunjungi bila ke Kota Padang.
16. Melihat Batu Malin Kundang dan Bermain Mobil ATV di Pantai Air Manis
(16.20-18.00 WIB)
![]() |
Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis |
Terakhir menutup perjalanan
selama 48 jam di Kota Padang dapat menyambangi Pantai Air Manis. Destinasi ini sudah asing lagi bagi masyarakat Minangkabau,
pantai ini terkenal dengan Batu Malin Kundang yang merupakan legenda
dari si anak durhaka” tidak berbakti
dan menghargai orang tuanya.
arah, jika ditempuh dengan perjalanan darat yang lokasinya 15 km dari pusat
kota, tepatnya di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Kira-kira 200 meter pantai dapat berkunjung ke pulau Pisang Ketek. Saat
pasang surut bisa dilalui dengan jalan kaki dan dapat melihat biota laut serta terumbu
karang yang menyembul ke permukaan.
khas laut, es kelapa muda, melihat penangkaran penyu dan bermain surfing hingga
bermain mobil ATV yang menjadi primadona atau uji nyali dengan ikut naik
paralayang. Wow, seru bukan?
pulang ke rumah. Periksa kembali tiket pesawat dan oleh-olehnya jangan sampai
tertinggal. Beragam destinasi dapat dijelajahi, pastinya tidak akan puas karena
sebentar dan tentunya tidak dapat semuanya bisa dijelajahi.
Artinya, lain waktu harus datang kembali untuk dapat mengulangnya. Setidaknya itulah sedikti iteneri yang
menggambarkan keberadaan objek wisata di Kota Padang. Semoga menyenangkan.
————————————————————————————————————————————————————
©Hak Cipta Bayu Haryanto. Jika mengkopi-paste tulisan ini di situs, milis, dan situs jaringan sosial harap tampilkan sumber dan link aslinya secara utuh. Terima kasih.

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.