14x Mhz

149.140 Mhz – OPRB Boyolali

Sekilas Info

Frekuensi 149.140 Mhz digunakan oleh OPRB (Organisasi Pengurangan Resiko Bencana) Boyolali, February 5, 2013 : Buat para anggota komunitas OPRB, pemerhati, atau simpatisan dan pengguna frekuensi OPRB lewat RPU Clunthang, mari kita tetap kompak menjalin komunikasi, jaga kekeluargaan, jangan mudah emosi, jangan mudah terprovokasi, yang penting waspada terhadap yang sudah, sedang dan akan terjadi di sekitar kita. Ayo tetap semangat! Jangan tinggalkan radio dari Anda! (FB).

Ringkasan Data

  • Nama : OPRB Boyolali (OPRB Kab. Boyolali)
  • Frekuensi Output : 149.140 Mhz
  • Frekuensi Input : 154.180 Mhz
  • Dupleks : +5.040 (revisi)
  • Tone : 88,50
  • Sifat : Komunitas
  • Lokasi RPU : RPU Clunthang / Tikungan Cinta Cluntang Musuk Boyolali
  • Jam Sering digunakan : WIB
  • NET Jam : Selasa pkl. 20.00 Wib s/d selesai dan Ju’mat pkl. 20.00 Wib s/d selesai
  • Cakupan : Boyolali, Klaten, Solo
  • Tanggal Cek : –
  • Personel : Personil lebih dari 200 orang

Berita

  • Oprb Boyolali : May 3, 2017 :Laka air tgl 2 mei 2017.. Di waduk cengklik boyolali. Pencarian hari ini mulai pkl. 06.00 wib
  • Amir Njg is with Seno Kirun and Hari Bolang at Tikungan Cinta Cluntang Musuk Boyolali. July 1, 2018 · Boyolali, Halal bihalal di titik nol RPU oprb di cluntang musuk boyolali, sekalian melihat gunung merapi merbabu di sore hari, semoga kita tetap kompak dan santun…. edisi 010718.
  • Kegiatan Posko Bantuan Komunikasi Lebaran rutin tiap tahun (kerjasam dengan ORARI)
  • Seno Kirun Nov 14, 2016 Giat penghijauan Oprb Boyolali bersama Kodim 0274 Boyolali dan grup 2 Kopassus

Arsip Berita Lama

Yudi Abdul Rohim, April 14, 2013 : Dalam pertemuan bersama OPRB Boyolali. Dalam gagasan yang sederhana dengan kearifan lokal kepala desa di wilayah Selo Boyolali. Pertama kepala desa tersebut adalah relawan sosial kemasyarakatan juga dalam mitigasi bencana.

Sudah terlibat dalam pengurangan resiko bencana dengan jaringan lingkar merapi dari Boyolali, Klaten, Sleman dan Magelang. Hingga permasalahan dan pemetaan sudah diketahuinya hingga tinggal menindak lanjutinya. Program kepala desa tersebut yaitu:

  1. Penghijuan di lereng Gunung Merapi bagian Boyolali. Penghijuammya dengan menanam pohon buah-buahan. Tujuan menanam pohon buah-buahan itu untuk memberikan makan kepada monyet-monyet liar yang berada di Selo. Dan agar monyet-monyet tersebut tidak memakan tanaman penduduk atau masyarakat disekitar Selo Boyolali. 
  2. Erupsi Merapi bersifat periodik hingga 4 tahun sekali. Hingga kepala desa tersebut mengadakan kerjasama dengan kelapa desa yang lain. Seperti kepala desa di atas lereng Merapi dengan kepala desa yang berada di bawah. Apabila ada bencana Gunung Merapi sudah tahu yang akan dituju untuk warga desa atas untuk mengungsi. Hingga persiapan dan koordinasi sudah ada dalam kondisi normal keadaanya. Memberikan informasi yang benar tentang kebencanaan dan penanggulangan kepada masyarakatnya. khususnya dalam bidan tanah longsor akibat ada genangan air dan air hujan di lereng gunung. 
  3. Membangun jejaring dengan sesama relawan bencana dimanapun khususnya di wilayah lereng Gunung Merapi. 
  4. Mengadakan pelatihan-pelatihan secara perodik dalam pengurangan resiko bencana

Sampel Audio

Sumber :

  • 2018, 2019 Scanning Radio
  • FB OPRB Boyolali : https://www.facebook.com/oprb.boyolali
  • https://www.facebook.com/photo.php?fbid=638615186154754&set=a.173022212714056&type=3

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top