Β
Sabtu,
26 September 2020
Akhirnya
mulai mengupdate cerita petualangan lagi seperti yang sudah dijanjikan pada
post sebelumnya yaitu The Unfolding Journey, yang artinya terhitung sejak post
kali ini dan post-post berikutnya cerita petualangan goweswisata.blogspot.com
akan lebih banyak didominasi dengan menggunakan sepeda lipat π
Nah
pada episode kali ini petualangan dimulai dengan acara kesiangan alias baru
mulai start sekitar jam 9.30 WIB dikarenakan harus beres-beres basecamp dulu heheβ¦
penentuan rute tujuan pun baru terpikir pada pagi hari karena bingung mencari
spot yang belum pernah didatangi dan belum terlalu populer, akhirnya diputuskan
untuk mulai mencoba mengeksplorasi wilayah sekitar Piyungan-Jalan Wonosari
karena akhir-akhir ini banyak spot-spot baru disekitar wilayah tersebut yang
mulai viral di media sosial seperti Gunung Wangi Bangkel, Pasar Kebon Empring,
Watu Kapal, gerbang langit, situs sejarah Payak,, dan lainnya.
Untuk
menuju ke spot Bukit Tompak sendiri sebenarnya rutenya cukup mudah, di
googlemaps pun sudah tercatat lokasinya jadi kalian hanya tinggal mengikuti
saja, namun patokan mudahnya adalah kalian tinggal menuju ke jalan
Jogja-Wonosari dan ikuti jalan tersebut kearah Timur (arah menuju Kidsfun),
dari perempatan traffic light kidsfun masih terus ke Timur melewati Pasar Wage,
Papan penanda Pasar Kebon Empring, dan Papan penanda situs Payak, sampai
nantinya kalian melewati jembatan aliran sungai di dusun Kabregan, sehabis
jembatan tersebut ada gapura jalan masuk kearah Selatan, nah masuk ke Selatan
dan ikuti jalan aspal sampai mentok lalu belok kanan dan ikuti jalan saja nanti
mulai terlihat jalurnya agak menanjak, nah selamat menanjak
Β

Akses
menuju ke lokasi Bukit Tompak sendiri sampai terakhir saya kunjungi hanya bisa
dilalui oleh kendaraan roda dua (motor dan sepeda), untuk kendaraan roda empat
sayangnya sementara masih belum bisa dilalui karena jalurnya hanya muat satu
kendaraan roda empat serta medan yang menanjak
Β

Oya
bagi kalian yang bersepeda ke tempat ini jangan lupa untuk mengisi botol minum
kalian ya karena warung terdekat hanya ada di awal tanjakan dan di lokasi
parkir kendaraan Bukit Tompak, terlebih saat kesini saya sudah kesiangan
sehingga air minum di botol 650ml pun tanpa sadar sudah habis tepat saat saya
tiba dilokasi Bukit Tompak
Β

Bukit
Tompak sendiri tepatnya berlokasi di Jalan Sumur Bandung, Dusun Ngelosari, Desa
Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Propinsi DI Yogyakarta.
Lokasi
ini sebenarnya sudah mulai dirapikan sejak tahun 2017 lalu dan sampai sekarang
masih dalam tahap perbaikan akses dan pengadaan fasilitas pendukung. Untuk
tiket masuk ke lokasi ini pun sementara masih bersifat sukarela
Beberapa
fasilitas pendukung yang sudah tersedia di lokasi Bukit Tompak sendiri antara
lain adalah adanya Gazebo-gazebo untuk beristirahat tepat diatas puncak Bukit,
serta sebuah pendopo yang berada di dekat lokasi parkir kendaraan, selain itu
juga telah ada warung, Toilet Umum, Tempat-tempat sampah, dan beberapa spot
foto yang menarik. Untuk menuju ke Puncak Bukit pun telah tersedia tangga yang
dibuat dari hasil memahat dinding bukit, oya setibanya di puncak Bukit sebisa
mungkin kalian tetap harus berhati-hati karena di beberapa titik masih belum
terdapat pagar pembatas, oleh karena itu jika kalian mengajak sanak family yang
masih kecil jangan lupa untuk selalu diawasi ketika bermain ya demi keamanan
dan kenyamanan bersama, dan yang tak kalah pentingnya adalah tetap menjaga
kebersihan sekitar lokasi dan tidak melakukan aksi vandalisme ya
Β



Sekilas
tempat ini mengingatkan saya akan spot wisata Tebing Breksi yang sudah lebih
dulu populer, bedanya hanya di Bukit Tompak ini penataannya masih belum serapi
Tebing Breksi yang sudah dihias dengan ukiran-ukiran pada dinding tebingnya dan
lebih tertata layaknya sebuah spot wisata yang sudah terkenal. Namun jika
kalian mencari suasana yang lebih asri dan natural maka Bukit Tompaklah
tempatnya, dari atas puncak bukit ini kalian bisa melihat pemandangan
persawahan disekitarnya sembari menikmati semilir angin yang berhembus. Waktu
terbaik untuk berkunjung ke tempat ini adalah pada sore hari dimana kalian bisa
menikmati pemandangan matahari terbenam, sayangnya di sepanjang akses tanjakan
yang menuju kelokasi ini belum semuanya dilengkapi lampu penerang jalan sehingga
bagi pesepeda dan pemotor harus ekstra berhati-hati jika kalian pulang
kemalaman melalui jalur ini
Β


Nah
kurang lebih seperti itulah sekilas laporan pandangan mata dari
goweswisata.blogspot.com tentang Bukit Tompak saat ini, kedepannya pastinya
tempat ini akan lebih bagus dan tertata lagi, baik itu dari keadaan dan
fasilitas pendukung disekitar lokasi maupun dalam hal perbaikan rute akses
pencapaiannya, jadi kapan kalian berwisata kesini?
Β

Jangan
lupa tetap ikuti cerita petualangan goweswisata ya, untuk versi cerita
pendeknya kalian juga bisa mengikuti di Instagram @goweswisata atau di Facebook
Page Gowes Wisata, karena melalui sosial media kita dapat saling berbagi dan
mensupport pariwisata di sekitar kita, sampai jumpa di petualangan berikutnya

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.