Umum

Rayakan HUT ke-352 Sulsel, Yuk Cari Tahu Lebih Jauh 8 Taman Wisata Alamnya

Sulawesi Selatan (Sulsel) termasuk provinsi yang memiliki ragam daya tarik  alam terbilang lengkap, di antaranya sudah dikelola sebagai taman wisata alam (TWA) yang merupakan kawasan konservasi.

Jumlah TWA di Sulsel ada 8 sebagaimana tercatat di laman Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulsel

TWA Malino berasa di Desa Malino, Desa Bulutana, dan Desa Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Di sana terdapat beberapa aliran sungai permukaan yaitu sungai Bulang, Panbolo, Balina, anak Sungai Tanggar dan anak Sungai Takapala. Semua sungai tersebut mengalir ke muara Sungai Jeneberang yang menjadi salah satu sumber air buat masyarakat kota Makassar. Diantara sungai tersebut ada yang merupakan aliran dari Sungai Takapala dan Air Terjun Sungai Bulan.
Flora yang bisa dilihat di sana antara lain pinus, akasia, jabon, beringin, ekaliptus, edelweiss, rotan, dan kenanga. Sedangkan faunanya antara lain nuri, kera hitam, rusa, jalak kerbau, raja udang, gelatik, dan berbagai jenis kupu-kupu.
Jarak dari Makassar ke TWA. Malino ± 70 Km dengan kondisi jalan relatif baik. Lewat darat,  waktu tempuhnya ± 2 jam dengan rite perjalanan mulai dari Makassar –Sungguminasa – Pakatto – TWA Malino.

Selanjutnya TWA Cani Sirenren yang terletak di Desa Tellu Boccoe, Desa Cani Sirenreng, dan Desa Pasempe di Kabupaten Bone.

Di sana terdapat Air terjun yang berasal dari hulu Sungai Kajuara Dusun Maningo, Desa Telluboccoe, Kecamatan Ponre yang mengalir kearah selatan aliran Sungai Pasempa pada Kecamatan Palakka.
Di TWA dengan ekosistem hutan hujan tropis daratan rendah ini, Anda bisa melihat ragam flora seperti damar, kenanga, randu, kapuk hutan, durian, kemiri, kantung semar, mangga hutan, kenari, dan anggrek tanah. Sedangkan faunanya antara lain kuskus, musang sulawesi, ayam hutan merah, biawak air tawar, dan ular air tawar.
Jarak dari Makassar ke TWA Cani Sirenreng  ± 145 Km dengan waktu tempuh sekitar 4 jam over land. Rute perjalanannya mulai dari Makassar – Maros – Cambah – Lappariaja – Bengo – Desa Cani Sirenreng.
TWA Lejja berada di Desa Malino, Desa Bulutana, dan Desa Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Floranya antara lain kenanga, kemiri, ketapang, enau, cendana, kayu hitam, rotan, anggrek bulan, dan vanili hutan. Sedangkan faunanya antara lain kera hitam, rusa, rangkong, kuskus, raja udang, dan ayam hutan.
Jarak dari Makassar ke TWA Lejja ± 175 Km dengan waktu tempuh via darat sekitar 5 jam. Adapun rute perjalanannya mulai dari Makassar – Maros – Soppeng – TWA Lejja atau Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Parepare – Sidrap – TWA Lejja.
Berikutnya TWA Sidrap yang berlokasi di Desa Madenra, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap.
Di TWA berekosistem hutan pamah sekunder ini ada bermacam flora yang bisa dilihat seperti kenanga, kemiri, ekaliptus, jati, rotan, dan pandan. Sedangkan faunanya antara lain kuskus, kera hitam, rusa timor, ayam hutan merah, raja udang, rangkong Sulawesi, dan Biawak Air Tawar.
Jarak dari Makassar ke TWA Sidrap ± 195 Km dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Rute perjalanannya mulai dari Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Parepare – Sidrap – TWA Sidrap.
Terakhir TWA Nanggala III di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo.

Di sana banyak terdapat sumber air yang membentuk sungai kecil dan Air Terjun Sarambu Ma’gandang.

Di TWA berekosistem hutan hujan tropis pegunungan bawah terdapat bermacam flora seperti pakis perak, damar, cempaka, durian, kantung semar, kayu angin, dan ketapang. Sedangkan faunanya antara lain kuskus, kuntul perak, bangau hitam, elang sulawesi, walet gunung, raja udang, rangkong sulawesi, srigunting, biawak air tawar, dan kumbang tanduk.
Jaraknya dari Makassar ± 420 km dengan waktu tempuh lewat darat sekitar 8 jam.
Rute perjalanannya ada dua yaitu dari Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Parepare – Sidrap – Palopo – TWA Nanggala III atau dari Makassar – Maros – Pangkep – Barru – Parepare – Sidrap – Enrekang – Makale – Rantepao – TWA Nanggala III.
Lewat tulisan ini TravelPlus ucapkan selamat HUT ke-352 buat Sulsel, semoga keberadaan TWA dan kawasan konservasi lainnya tetap terjaga kelestariannya serta semakin meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Naskah: Adji TravelPlus @adjitropis
Foto: tangkapan layar video TWA di kanal YouTube BBKSDA Sulsel

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top