bumbu dasar

[Resep Kokidol] Baceman Bawang, Senjata Ampuh di Bulan Ramadan

Lohay! Yey, aku beneran nggak omdo nih, bagiin resep baceman bawang idolaque, seperti janjiku di postingan sebelumnya.

Baca: Menu Masakan 29 Hari di Bulan Ramadan

Udah tahun lalu aku tahu keberadaan baceman bawang ini di dunia. Tahun lalu, kan, aku selo banget nyoba jualan aneka bumbu dasar gitu pas Ramadan. Trus, ada beberapa pembeli yang nanyain jual baceman bawang apa nggak. Jadi, dari situ aku tahunya. Ternyata baceman bawang ini tuh rahasia masak nasi goreng jadi suedeps maksi. Kita juga udah biasa lihat, kok, sebenarnya di penjual-penjual mie ayam atau bakso. Itu loh minyak-minyak butek yang di botol beling bekas sirup. Itu dia baceman bawang. πŸ˜€

Selain buat campuran mie ayam dan bakso, baceman bawang juga uenak untuk nasi goreng, mie goreng, capcay, dan segala macam masakan tumis.

Intinya sih, ini cara ngawetin bawang dan menjadikannya lebih praktis kita gunain saat mau masak. Pas banget deh buat stok di bulan Ramadan ini. Niatnya, aku mau pakai untuk masak-masak tipis pas sahur ;). Tinggal nyendok di toples, deh!

Panjang lebar cerita, sampai sekarang aku belum pernah nyoba sih, hingga hari ini tiba :D*anak mager nasional*. Padahal caranya guampang banget, loh! Langsung aja bikin bareng yuk!

BACEMAN BAWANG a la KOKIDOL

Bahan:
20 siung bawang putih
10 butir kemiri
5 sdm minyak wijen
200 ml (satu gelas kecil) minyak goreng atau sesuai selera

Cara bikinnya gampil sumpah. Pertama, uleg kemiri sampai halus, sisihkan. Uleg kasar bawang putih, sisihkan. Campur kemiri, bawang, minyak goreng, dan minyak wijen, aduk rata, masukkan ke dalam toples kaca, tutup rapat, simpan selama 2 hari. Selesai!

Meski gampilita alessandra, ada beberapa catatan yang wajib diperhatiin, seperti berikut yah:

1. Gunakan toples kaca ya. Sebaiknya jangan wadah plasti, termasuk tupperware. Karena ini ceritanya fermentasi, takutnya nanti gas yang dihasilkan akan bereaksi sama bahan plastik.
2. Tutup rapat toples selama 2 hari fermentasi. Nanti akan muncul gelembung-gelembung, nggak apa-apa. Setelah itu, boleh dipakai bebas asal pakai sendok kering yah. Nggak perlu simpan di kulkas nggak apa-apa.
3. Pastikan bawang putihnya bagus ya, pilih yang segar, jangan ada yang busuknya atau kisut. Trus, setelah dikupas pastikan habis dicuci kering ring, nggak boleh ada air sedikitpun. Kalok aku sih nggak aku cuci, hehe. Menurutku, bawang tersebut telah suci alami :D.
4. Kalok males nguleg boleh diblender, tapi blender kering yah, jangan pakai air.

Udah sih gitu aja. Nanti coba aku laporin lagi yah hasilnya ;). Ini sengaja aku tulis dulu, takutnya kalok weekday suka sulit update blog, hehe.

Selama proses buatnya sih aku udah nggak kuat sama aroma sedapnya bawang dan minyak wijen. Rasanya langsung pengin aku jilatin, LOL #pecintaminyakwijengariskeras.

Yuk, bikin sekarang, nanti barengan updatenya, yah!

Love,
@diladol


, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top