Darul Arqam 1325

Reunion : The 7th Years of Friendships

Here is mine, where is yours? 

Foto itu diambil
ketika aku masih duduk di bangku kelas 1 SMA, ketika acara FIKIR berakhir,
acara awal dari serentetan acara-acara lainnya yang membuatku sibuk. Setelah
difoto kami kocar kacir dihardik pembina.



Aku tergabung
dalam seksi (
section / bagian) yang
khusus menangani urusan PubDekDok yaitu Publikasi Dekorasi dan Dokumentasi yang
mana mengharuskanku untuk tetap siaga pada saat sebelum sampai setelah acara
berlangsung. Seksi paling sok sibuk dan paling rese sepanjang sejarah
organisasi, yang paling molor padahal tanggungjawabnya sebesar aula dan
seisinya.



Belum pernah
sekali pun aku hengkang dari seksi PubDekDok, eh, kecuali 1 kali, sewaktu
menjadi ketua acaranya. Tapi akhirnya aku harus ikut turun tangan karena dekor
belum siap beberapa jam sebelum acara berlangsung.



Sejak pertama kali
kelasku membuat acara aku ditempatkan di PubDekDok, mungkin mereka
menempatkanku disitu karena aku lebih suka melakukan pekerjaan yang remeh temeh
nan
detail¸ aku tak tahu, karena aku
pun tidak memiliki ketertarikan pada seksi yang lain. Sampai akhirnya kelasku
membuat acara perpisahan aku masih ditempatkan di PubDekDok, tidak berubah.
Hingga kini.



















Kalau biasanya
kami bertemu hanya pada saat nikahan atau buka bareng setiap menjelang akhir
bulan Ramadhan. Kali ini kami mengadakannya secara resmi (official) di Garut, kenapa di Garut? Simple. Karena kami sekolah di Garut, sehingga setiap sudutnya
memiliki kenangan tersendiri di hati kami.



Karena
masing-masing dari kami sudah mulai bekerja dan
settle down, settle down disini
adalah memiliki pasangan yang sah dan mengurusi rumah tangga berikut anak,
makanya agak susah juga kan mengkoordinir acaranya karena kini sebagian dari
kami sudah memiliki pertimbangan lainnya, keluarga. Dan tidak semuanya bisa
seperti dulu lagi karena ada perasaan yang harus dijaga.
Menurutku sangat tidak disarankan untuk
membawa pacar atau kecengan atau TTM (Teman Tapi Menye-menye) nya ke reuni, karena … you know lahh (I bet you knew) kehadirannya akan dianggap
ngagokan (membuat rikuh), karena
kemungkinan besar mantan pacar sewaktu sekolah dulu juga datang #eh.



Masih
mending kalau dia bisa bersikap so cool,
lain lagi kan kalau bete gak jelas, ujung-ujungnya bisa ngerusak acara dengan
mulai stalking + dulak delek. If it’s happen
to me, you know what would I say
… gue gak tau siapa lo, tapi lo pasti
tau siapa gue. Cruel? That’s me.



Awalnya (waktu belum banyak yang datang)
memang akan ada yang
say Hi, kenalan,
BBB (Basa Basi Busuk), sisanya? Ngomongin dibelakang haha Nggak
lah, minimal jadi photographer dadakan, sering dimintain tolong fotoin karena you are the only one whom out of our circle.
Serius
deh, aku pribadi sering sekali
ngacangin (mengabaikan) pacar teman
yang dibawa reuni,
sorry to say, tapi
aku lebih suka menghabiskan waktu dengan teman-temanku daripada harus peduli
dengannya, siapa lo?

Sebenarnya sudah
ada panitia tersendiri yang mengurusi reuni kali ini, VC juga sudah bilang
kalau aku takkan ikut sehingga tugas PubDekDok jadi-jadian diserahkan kepada
Icunk dan Amie, katanya mereka bertugas untuk mengatur dekorasi. Resmi banget
kan pake dekor?



Tapi ya, beberapa
hari kemudian Ansor selaku panitia bagian acara memintaku untuk mengirimkan
foto-foto semasa sekolah dulu karena dia mau bikin
profile, karena berhubung si Ansor ini gak kenal-kenal banget sama semua putri, dia minta bantuanku
untuk bikin
profile. Karena katanya aku
paling rajin
stalking.



Isn’t it funny? Mereka memintaku
untuk membuat profile yang karena aku
dianggap paling K-Pop (baca: kepo). Aku memang suka banget K-Pop, tapi itu kalau lagi iseng atau gak sengaja haha Kalau
mengkhususkan diri untuk K-Pop rasa-rasanya agak kurang sreg yah, karena aku juga mesti sengaja ngacak-ngacak socmed dengan gak santai. Iya.
Kalau  gak santai berasa lagi
dikear-kejar deadline.


Dengan senang hati
lah aku bikinin
profile meski dengan memory yang seadanya, mumpung masih
punya waktu luang, kalau sudah berkeluarga kan belum tentu aku yang akan
membuatnya.






Dan dimulailah
petualanganku ke masa lalu … aku bongkar barang-barang semasa sekolah dulu
dan menemukan banyak sekali hal-hal absurd
dan gak jelas lainnya. Yang paling membuatku deg-degan ½ mati adalah ketika
membaca ulang diarydiary lama, memang ada sebagian isinya
yang menggelikan, tentang kejadian sehari-hari, tentang guru di sekolah dan
kelakuan teman-teman yang aku anggap konyol sealigus menyebalkan. Sisanya
adalah curhat remaja labil yang butuh dikecengin haha



Sumpah, diary ku (isinya) sampah !!! Waktu aku
buka diary, meluncurlah berbagai
macam benda-benda yang pernah aku anggap berharga dulu, tiket nonton
pertunjukan teater, tiket jalan-jalan, struk belanja di Griya, bungkus permen,
foto-foto, kertas jasus yang dicuri teman ku dari Lab. Bahasa, kertas contekan
yang tulisannya super duper kecil serta surat-surat gombal
yang kalau dibaca saat ini bakalan bikin ROTF (rolling on the floor).



Bukan Cuma di diary, aku menemukan beberapa surat
terselip di plastik sampul buku-buku pelajaran (lalu berharap Mang Loak tak kan
pernah notice dan tertarik membacanya)
dan halaman belakang buku-bukuku dipenuhi dengan lirik-lirik lagu yang pernah hits di zamannya, banyak sekali, hampir
setengahnya (buku). Itu belum termasuk curhat dengan teman sebangku.





Berikutnya adalah binder. Anak sekolah macam apa yang
belum pernah punya binder, semua
pasti pernah punya, diantara isinya pasti terselip lirik lagu dan jadwal
pelajaran. Binder milikku semua
isinya adalah lirik lagu, karena aku menghabiskan lebih banyak waktu dengan
menulis ulang lirik lagu ketimbang menulis pelajaran. Hasilnya adalah satu
binder penuh lirik lagu yang sering dipinjam teman kalau mau nyanyi atau
sekedar ingin copy paste liriknya.



Di binder aku juga menemukan absen lembaran
kelas yang aku curi ketika akan lulus, lembar pengumuman libur bulanan dan list ulang tahun teman-temanku. Pada
saat itu Facebook belum sebooming
seperti tahun-tahun kemarin, aku sengaja menuliskan tanggal ulang tahun mereka
dengan harapan agar bisa mengirimi sms perdana “Happy Milad” karena tidak bisa
menyalami mereka langsung dan meminta ditraktir.



Selain itu aku
juga memiliki berkaset-kaset rekaman kegiatan sehari-hari selama di sekolah,
dari mulai rekaman pelantikan IRM, jalan-jalan ke Ngamplang sampai stalking pembina. Parahnya, aku ternyata
masih menyimpan kaset MiniDV yang berisi pertandingan basket. Hadiah dari Anyah
ketika aku sakit.



Aku mengakhiri
petualanganku lebih cepat karena dikejar deadline
dari yang punya hajat, maklum, dengan susunan acara yang teroganisir
membuat kami, panitia, harus on time.



Malam-malam
selanjutnya aku habiskan dengan membuat profile,
memilih foto-foto dan menambahkan sedikit kata-kata yang mikirnya susah minta
ampun. Biasanya aku mulai dari pagi jelang siang sekitar jam 09.00 WIB dan
berakhir minimal jam 12.00 WIB di malam hari, tentu saja aku mengerjakannya tanpa
schedule dan target yang jelas. Kadang sehari bisa menyelesaikan 2-3 slide, kadang bisa sampai 12 slide atau bahkan tidak mengerjakan sama
sekali.



Setelah melalui
malam-malam panjang ala jomblo di malam minggu, profile untuk reuni jadi juga, gak banyak sih isinya, tapi lumayan
untuk mengingatkan masa lalu.

Congratulations
for me !!!







Kabarnya slide show yang berisi profile tersebut sukses membuat semua
nya kacau, ya maksudnya aku mengacaukan hidup temanku saat ini, aku memaksa
mereka mengingat masa lalu yang mungkin teman-teman ku sengaja ingin lupakan. Semisal
kebiasaan cupu seperti metik cengek
di Lab Fisika sebelum makan siang, nonton berjamaah Inikah Rasanya di SCTV,
menyanyi di kamar mandi full 1 album
atau minum susu yang banyak agar tinggi seperti Seara Arisugawa di serial
cantik Baby Love.



Ada beberapa hal yang sebenarnya (terpaksa) aku tambahkan karena aku
tidak memiliki memory pribadi dengan
temanku, bisa jadi karena aku dan dia tidaklah terlalu akrab atau temanku
sangat tertutup padaku, maklum sajalah … aku ini sungguh sangat K-Pop. Anggap
saja aku terlalu peduli sehingga aku harus tahu apa saja yang terjadi
dengannya, tapi karena itulah aku satu-satunya orang yang sangat cocok untuk
mengerjakan profile ini.



Kalau saja dulu aku memiliki banyak waktu untuk ngeblog dan akses Wifi tak terbatas, mungkin aku akan menjadi Gossip
Girl … Haha



… and who am I? That’s one secret I’ll never tell. You know you love
me. XOXO. Gossip Girl …



Aku mungkin akan mengakhiri postingan
blogku dengan kata-kata tersebut, hanya
saja dengan tatanan bahasa yang PASTI
4LaY.



Saat slide show tersebut
dipertontonkan, aku menerima beberapa chat
via (apps) Line, baik itu secara langsung (private)
atau group dari teman-temanku.
Intinya mereka complain karena aku
memilih foto mereka yang tidak cantik dan modis seperti sekarang. Helll Ohh … !!! Masa lalu tetaplah
masa lalu, aku tidak mungkin meretouch
foto mereka satu-satu agar terlihat keren di masa kini karena mereka seperti
itu adanya, polos, culun dan meledak-ledak a.k.a ababil gahar.





Maybe they still couldnt
realize that the essentials of reunion is to bring back the old memories.
Mmhhh … sudah ku duga.



Dan sama seperti reuni pada umumnya, reuni kali in pun membawa cerita
tersendiri, apalagi kalau bukan cerita cinta yang (sampai saat ini masih)
dikenal dengan sebutan CLBK (Cinta Lama Belum Kelar). Bukan, ini bukan cerita
cinta yang bertepuk sebelah tangan atau cerita cinta yang kandas di tepi
lapangan basket, tapi cerita cinta terselubung yang sengaja dituliskan di
sebuah gayung mandi berwarna biru muda milik Deya. Yuzarien.



Adalah Deya salah seorang temanku yang thoughtful dan optimis, bertahun-tahun lamanya ia menyendiri
(jomblo), tidak memiliki tambatan hati sehingga membuat khawatir teman-teman
sekelas. Mungkin selera Deya terlalu tinggi (setinggi bule kah?) sehingga tak
satu pun dari teman-teman putra yang ia cocok untuknya, Deya lebih memilih
untuk mendekatkan diri kepada kefansannya,
kakak kelas yang ia kagumi.



Kami yang iseng kemudian menjodoh-jodohkan Deya dengan Deden, teman
sekelompoknya waktu MABICA atau OSPEK di sekolah umum. Selain karena sama-sama
jomblo, mereka berdua cocok karena sama-sama terlihat manis dari jauh.
Sayangnya, Deden pindah sekolah sebelum sempat menyelesaikan SMP. Kepindahan
Deden yang mendadak tidak menyurutkan niat kami untuk membuat Deya memiliki
kecengan, tak jemu-jemunya kami menyanyikan yel-yel “Deyaa Deden. Aaa … baa
dan” dengan ritme jinggle iklan Pepsodent
pada masa itu.



Hingga pada suatu hari, Deya menuliskan kata Yuzarien di gayung biru
miliknya. Tiba-tiba. Yang aku tahu Yuzarien adalah singkatan dari nama-nama kefansannya, yaitu Yusuf, Eza, Ariel (kayanya
Deya naksir Nazriel Irham vokalis Peter Pan karena mirip dengan Very AFI) dan
Deden. Yang terakhir aku anggap hanya mengisi kekosongan, penyempurnaan kata,
karena Yuzarien lebih mudah dilafalkan ketimbang Yuzari.



Di profile Deya aku
menuliskan bahwa gayung Yuzarien adalah salah satu favorite itemsnya. Aku tidak pernah menyangka Deden hadir di reuni.
Setelah malam slide show itu Deya dibully masal di Path, bukan salah Deya
yang repath foto keseruan reuni
kemarin, tapi salah Deden. Deden comment
“Yuzarien teh siapa?” di foto Deya. Tentu
saja comment tersebut memicu ku dan
teman-teman untuk ikut berpartisipasi dalam ajang #1000commentDeyaDeden.



Malam itu terjadi reuni virtual
di Path, temanku yang biasanya jadi silent
reader
juga ikutan comment. Aku
yang jarang sekali cekikikan waktu membalas comment
berkali-kali harus ditegur mama karena senyum-senyum sendiri. Ahh … mama …
kaya gak tau aja anak muda haha



Meskipun Deya agak
sewot waktu membalas comment, tapi
aku tahu … Deya juga pasti lagi cengar cengir waktu scrolling up / down comment di fotonya. Membaca sisa-sisa kekonyolan
teman-teman yang walau pun membuat malu ½ mati tapi tetap masih sayang sama
Deya. Aku juga #eh.

Bagi sebagian
orang bertemu dengan mantan pacar / kecengan di reuni itu nothing to lose, tapi bagi sebagian orang lainnya bertemu dengan
mantan pacar itu sooo … meaningful.
Kaya  Path. Atas nama harga diri, banyak orang lebih
memilih scroll down timeline sampe ke
recent update yang terakhir
dilihatnya, Sekalinya gak sengaja visit
profile
(eh, kepencet …) langsung maximum
stalking
, sebegitu berharganya nyali untuk visit profile ibarat
nyawa di online game, disimpan baik-baik dan digunakan hanya dalam keadaan yang
paling genting. Selain itu … no way !!!



But, anyway …
Congratulation
Deya & Deden !!!

#deyadedenabadan

#saveyuzarien

#savedeyadedensampaipelaminan

#misterigayungyuzarien




XOXO 

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top