ASEAN

Singapore – Johor Bahru – Kuala Lumpur Lewat Jalur Darat

Singapore - Johor Bahru - Kuala Lumpur Lewat Jalur Darat





Petualangan gua kali ini, merupakan rangkaian perjalanan darat, dimulai dari Singapura lanjut ke Johor Bahru, Kuala Lumpur, lalu berakhir di Penang. Sebelumnya gua udah nulis pengalaman gua di Singapur selama 2 hari di sini. Dan ini petualangan gua di hari ke tiga, di dua kota, lintas negara. Siangnya di Singapur, lalu naik bus ke JB, dan tengah malam ke KL naik sleeper train.


Malam sebelumnya gua udah browsing internet gimana caranya ke KL dari Singapur. FYI, perjalanan gua ini tanpa itinerary, tanpa internet portable, jadi jalan dengan modal nekat dan dengkul plus wifi gratisan di hostel. Dari informasi yang gua dapat di internet, ke KL bisa ke JB Central dulu di Johor Bahru, dengan bus atau kereta. Dari tempat gua di little India ternyata strategis. Naik bus atau naik kereta, sama-sama dekat.



Queen Street Terminal


Gua akhirnya milih pake bus. Soalnya lebih mudah, dan sekali jalan, plus jadwal busnya lebih sering dibanding naik kereta. Kalau naik kereta, perlu transit sana-sini. Kalau yang sekali jalan, ada jam-jam tertentu yang kayaknya gua belum tentu bangun buat kejar jadwal itu. Hahahaa…



So, pagi-pagi setelah packing barang, mandi dan sarapan gratisan di hostel, gua check-out lalu jalan ke Bugis Station buat nuker nukerin Singapore Tourist Pass. Mayan, dapat modal jajan SGD10. Lalu gua jalan deh ke Queen Street Terminal, ikutan ngantri ma orang-orang yang udah banyak juga antriannya. Gua nanya ke orang-orang, pada mau ke mana. Kebanyakan emang mau ke JB kalau ga, minimal sampe Woodland. Orang-orang ngantri buat beli tiket ya, dan tiket dijual setelah bus nya datang. 



Singapore – Johor Bahru by Bus



Antrian mulai ngular sampai keluar jalur antri yang udah disiapin. Pilihan busnya ada 3 jenis; SBS no.170 (Singapura), Causeway Link no. CW 2 (Malaysia) dan SIngapore Johor Bahru Express (SJE, Malaysia). Ga penting naik bus yang mana, yang penting gua naik yang mau berangkat aja. Dan kebetulan waktu itu yang mau berangkat, bus SJE. Begitu bus datang, beli tiket seharga SGD3 (UPDATE, sekarang harganya SGD3,3), langsung naik bus. Busnya oke koq, ber AC, rapih, semacam bus patas di Jakarta lah. 



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
Tiket Singapore-Johor Bahru Express (SJE), kayak gini doank.



Ga berapa lama, bus nya pun jalan. Lewatin beberapa bus stop dan terminal di sepanjang perjalanan menuju Woodland. Nanti bakal masuk jalan tol. Pemandangan sepanjang jalan tol sih, not so sophisticated ya, cuma banyak hutan dan jalanan lebar dan bersih dan ga macet dan ga kayak pemandangan jalan tol dalam kota di kampung gua. Ehm, ini nyindir loh, ehm. 

Sekitar 45 menit, sampai di Woodland, kita diminta turun dari bus buat checkpoint. Gua ngikut aja tuh orang-orang. Ingat, barang bawaannya (koper dan sebagainya) dibawa turun juga yaa. Akhirnya sampai di area petugas imigrasi. Gua deg-deg-an loh, soalnya sering baca kalau di imigrasi Singapur, sering di rese-in. Taunya cepet banget, dan ga begitu ngantri, karena lagi bukan musim liburan. Dan kayaknya karena kebanyakan wajah melayu yang mau keluar dari Singapur, jadi dipersilahkan dengan suka hati ama petugasnya. Ohiya, kebanyakan orang-orang yang satu bus ama gua emang orang Malaysia tinggal di JB, yang entah lagi ngapain di Singapur. Cari kerja kalik.



Keluar dari imigrasi, kita naik bus lagi buat nyeberang jembatan Johor Causeway, ke arah JB. Di sini antrian sedikit chaos, tapi masih acceptable. Ambil bus dari perusahaan yang sama yang dinaikin sebelumnya. Setelah dapat bus, dan nyeberang deh. Perjalanan yang ga sampe 5 menit, di kiri-kanan yang terlihat tuh jalanan beraspal dengan laut sebagai background. Dan di ujung horizon mulai kelihatan bangunan-bangunan menjulang yang nampaknya keren dan billboard wajah-wajah orang yang gua ga kenal -kan iklan sana, mana gua tau. 



Sampai di ujung jembatan, kita turun lagi dari bus, lalu masuk ke arah imigrasi lagi. Kali ini ruangan imigrasinya cukup luas, semacam hall gede gitu. Apalagi dengan jumlah orang yang datang ga sebanyak itu, jadi kelihatan luaaas banget. Gua pilih ngantri di bagian petugas imigrasi yang berparas oke dan murah senyum, at least kalau digalakin gua tetap bisa enjoy menikmati senyumannya. Halaah.



Pas giliran gua, langsung diajak ngobrol ma mbaknya. 



“pertama kali (ke Malaysia)?” katanya sambil cek passpor gua



“yes” kata gua sambil senyum biar ga diresein. 



“jadi anda sudah beberapa kali ke negara lain, but this is your first time here?” Kayaknya karena passport gua udah banyak cap-cap dari negara lain. Mostly negara-negara ASEAN sih.



“Iya” Jawab gua karena mulai grogi. Gawat kalo ditanyain macem-macem nih. 



Jreb-jreb-jreb-stamp-lihat kamera-klik-serahin passport.



“Welcome then” Katanya sambil senyum.



“Thank You!” Wow, cepet banget! Kirain bakal gimanaa gitu. udah pake was-was aja. Padahal yang harusnya was-was malah di Singapur ya, karena banyak cerita yang ga enak di situ. Kenapa gua malah was-wasnya pas di Malaysia… Ah, yang penting, welcome to Johor!



Tips
Singapore – Johor Bahru by Bus from Queen Street / Bugis


Ticket Price
SGD 3.3 (updated). Pick any of these buses:
1. SBS No. 170 operated by Singapore
2. Causeway Link no. CW2 by Handal Indah, Malaysia
3. Singapore Johor Bahru Express (SJE) by Malaysia


Operation Time
From 5.30 to 23.30
You can also choose train as alternative. Please keep in mind, visa and bus ticket always ready at immigration, and bring your luggage, as you have to change bus after checkpoint.


ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor
(atas) Selepas dari custom di JB
(bawah) JB Central






JB Central



Sekeluarnya area imigrasi, gua cari money changer dulu. Tuker rupiah seadanya biar bisa beli tiket dan makan dan hedon. Terus jalan ngikutin arah mata angin papan informasi ke arah stasiun kereta. Gua rencananya di JB buat transit doank, sekalian lihat-lihat ada apa di kota ini. Not much to see sih, di sekitaran JB Central. Banyakan juga pada pergi ke Legoland. Dan gua baru tau belakangan, damn. Tau gitu, rencanain berangkat lebih pagi, biar sempet ke Legoland dulu.



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor
Penampakan JB Central yang sudah terintegrasi dengan beberapa bangunan mall & imigrasi di sekitarnya





Dengan tujuan utama ke KL, bisa naik kereta maupun naik bus. Gua pilih naik kereta malam, biar bisa tidur dan hemat biaya penginapan. Semalam udah nyari info di internet, bisa beli di JB Central, ada sleeper train gitu. Sebenarnya bisa beli online, tapi karena ga punya CC, walhasil kudu beli on spot. Semoga dapat dan masih ada bed kosongnya.



Menuju ke arah stasiun, ngelewatin jembatan gitu. Dari atas jembatan, kelihatan banyak bus-bus lagi parkir. Di sini, terminal bus dan stasiun kereta – dan juga mall plus Imigrasi, semua terintegrasi. Area imigrasi 
Sultan Iskandar Complex Custom, terdapat jembatan yang langsung terhubung dengan JB Central, yang mana stasiun kereta dan terminal bus berada dalam satu area. Lalu dari JB Central, ada jembatan penghubungnya lagi ke supermall Johor Bahru City Center, Komtar JBCC dan Metrojaya. Keren abis. Di kampung gua belum ada nih super blok kayak gini, di mana semuanya terintegrasi.


Sampai di area stasiun, mirip-mirip lah ama stasiun lainnya. Banyak yang counter makanan dan warung-warung jualan barang KW. Gua langsung mampir ke ticket counter, mesen night train, pilih yang sleeper train. Dapatnya kereta jam 23.25 malem, seharga MYR 39 untuk sleeper bed di atas. Kalau sleeper bed di bawah lebih mahal dan udah habis. Yasud. 




Tips
JB to KL by train


Info terbaru, sudah tidak ada kereta langsung. Harus transit di stasiun Gemas dan ganti kereta dengan ETS (Electric Train System)
KTM dari JB – Gemas MYR 21(adult), MYR 15 (children)
ETS dari Gemas – KL Central MYR 31, MYR 20 (children)


TIPS TERBARU, biar lebih murah, dari KL sentral naik Commuter ke Tampin station, skitar RM13.70. Dari Tampin naik shuttle train ke JB skitar RM 17. MUCH CHEAPER, right? 



P.S. Shuttle train Tampin-JB Sentral cm ada 2 per hair, jam 4.30 (subuh) dan 15.50. Arah baliknya cuma jam 10.00 dan 22.50.


What to do in JB?


Malam masih lama, dan waktu masih sore, jadi gua jalan ke area JBCC, mall super gede yang terintegrasi dengan JB Central. Isinya sih, sama aja ama mall-mall lainnya. Jadi gua keluar area mall ini, menelusuri jalan Wong Ah Fook. Gua tiba di jalan yang lebih kecil, di kiri-kanannya banyak warung-warung lokal. Setelah galau mau makan apa, akhirnya gua mampir ke warung India. Mesen roti canai dan teh tarik. 



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, roti canai, teh tarik
Roti canai kari plus teh tarik



Ngobrol-ngobrol ama penjualnya, taunya beberapa orang Indonesia juga! Mbanya yang jadi kasir orang Sumatra Barat, dan mas-mas yang goreng roti canai nya orang Aceh. Yawes, ngobrol lah kita. Rasa makanan mah, standar lah ya, dengan harga masuk akal juga. Selepas makan, gua kelilingin lagi area situ. Dari Jalan Station (yep, namanya begitu), jalan Meldrum, jalan Siu Chin dan jalan Siu Nam, di kiri-kanan jalan banyak warung-warung dan diselingi dengan area perkantoran. Pilihan makanannya dari makanan India dan Arab yang dijamin halal, makanan melayu, hingga makanan China yang kudu nanya dulu berbabi apa ga. 


ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
Pasar malam di sekitaran Jalan Meldrum



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
Fresh seafood. Perhatiin ikan parinya, kayak senyum gitu XD



Di antara jalan Meldrum, Siu Chin hingga Siu Nam, ada gang-gang kecil, yang cukup dilalui satu mobil. Sore menjelang malam, mulai banyak tu pedagang kaki lima nyiapin lapaknya. Rata-rata mereka jualan seafood, tapi banyak juga yang jualan lain-lain, dari Chinese food sampe masakan lokal. Yang jualan makanan halal dan ga udah nyampur di area sini, so lihat aja kalau yang jualan berjilbab, kemungkinan besar halal.



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
Sightseeing sekitar Wong Ah Fook



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
(kanan) Spot-spot menarik di JB (kiri) perhatiin nama jalannya, Jalan Trus ama Jalan Nge Heng XD




Malam tiba, gua mampir di salah satu warung di area Wong Ah Fook. Mesen mie goreng dan teh tarik lagi. Sempet masuk ke area mall, lalu balik ke JB Central. Tips kalau lagi menunggu di terminal (bahkan bandara), kalau tempat duduknya lagi penuh, cari musholla. Dijamin sepi, apalagi kalau udah lepas jam sholat. Bisa sambil tiduran. 


ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
Mee Goreng di warung pinggir jalan. Pada nonton layar tancap tuh.
ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
JB Central at night



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
What & Where to wait at JBC? (kiri atas) disediain tempat duduk
(kanan atas) bisa duduk deket jendela, atau di warung-warung yang udah tutup, (kiri tengah) musholla, tempat terbaik dan sepi buat nunggu,  (kanan tengah) di jalur bus, depan JB Central bisa nunggu juga. Tapi jangan kayak orang itu yah, ampe stress gitu gesturnya XD (bawah kiri) Ternyata ada penyewaan loker! (bawah kanan) sembari nunggu, ngesketsa dulu doong



JB – KL Sleeper Train


Kereta gua akhirnya datang. Siapin barang-barang, jalan ke peron, tunjukin tiket, lalu masuk ke dalam kereta. Di dalam gerbong kereta, di kiri-kanannya terdapat sleeper bed susun dua. Masing-masing bed tersedia tirai buat privasi, juga ada jendela kecil di samping bed, buat ngintip lihat pemandangan sepanjang perjalanan. Jendelanya juga dipasangin tirai. 



ASEAN, Asia, Backpacking, Backpacking murah, Budget Travelling, budgeting, Flashpacking, Flashpacking murah, Indochina, itinerary, jalan-jalan, jalan-jalan murah, johor bahru, Malaysia, Travelling, Travelling Murah, JB Central, JBCC, JB City Center, KTM, ETS, Singapura, Singapore, Singapore to Johor, pasar malam
(atas) Penampakan gerbong kereta untuk sleeper train
(bawah) suasana bed yang gua pakai

Karena bed gua di bagian atas, barang-barang gua taruh aja tuh di atas, di bagian kaki. Sepatu taruh di sisi jendela, karena emang ada bagian yang menjorok ke luar. Ga berapa lama, kereta jalan. Gua nungguin sampe tiket kereta di periksa, baru gua ngorok tidur pulas.


Sekitar pukul 6.50, kereta tiba di KL Central. Morning KL!


Petualangan gua di KL bersambung di sini.






, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.

Most Popular

To Top