Hari semakin larut, dan malam itu aku dan mama mengunjungi sebuah kafe, sebelum aku dan mama pulang ke rumah. Ketika aku masuk, seorang waitress menanyakan menu apa yang akan kupesan, dan kalau yang datang pasangan kekasih, maka akan mendapatkan diskon 20 persen, dan yang bikin aku tambah senang adalah, waitress tersebut mengatakan untuk membuktikan kalau seandainya memang pasangan kekasihnya yang dibawa, maka haus menunjukkan aksi mesra dari pasangan tersebut, dan waitress tersebut memfotonya. Sebenarnya aku ragu untuk menjawab kalau aku dan mama adalah pasangan kekasih, karena aku takut menyinggung perasaan mama.
“Mas…kalau kita bukan pasangan kekasih, ga mungkin donk kita datang hanya berdua ke tempat ini, jam segini pula” sahut mama kepada waitress tersebut. Sontak saja perkataan mama ini membuatku kaget sekaligus bahagia, entah hanya untuk mendapat diskon atau memang mama menganggap aku ini sebagai pacarnya, namun apapun itu aku sangat senang mendengarnya.
“Baik kalau begitu saya memfoto kalian berdua, dan kalau bisa tolong tunjukkan foto kalian paling mesra, supaya bisa ditempel di mading kami, dan nanti akan kami undi siapa yang menang, lumayan Bu, pemenang undian ini bisa mendapat liburan berdua ke bali” sahut waitress tersebut.
Aku melihat di mading ada salah satu pasangan yang berpose mencium bibir pasangannya, dan sepetinya itu adalah kesempatanku untuk mencium bibir mama, kebetulan mama sedang menganggapku kekasihnya malam itu.
“Sayang, kamu mau berpose apa ya” sahutku berpura-pura bingung kepada mama, aku memang mengatakan kata “sayang” kepada mama agar waitress tersebut tidak curiga kalau pasanganku adalah mamaku sendiri.
“Iya niy say, aq juga bingung, terserah kamu ajalah, aku nurut aja sama kamu say” sahut mama dengan nada mesra.
“Baik bu kalau sudah siap saya akan memfotoya” ungkap waitress tersebut
Ketika akan saatnya difoto, aku dengan seketika langsung mencium bibir mama, jelas saja mama sangat kaget ketika aku mencium bibir mama, sepertinya mama tidak menyangka kalau aku akan menciumnya, namun sepertinya mama juga tidak bisa berontak karena saat itu mama tahu bahwa dia dan aku sedang difoto, malah mama mulai membalas ciumanku, dan karena terbawa suasana aku sempat mengeluarkan lidahku untuk masuk ke dalam mulut mama, dan lidah kami sempat saling jilat di mulut mama, dan terkadang aku hisap bibir bawah mama, ketika itu mama menutup matanya, sepertinya mama sangat menikmati french kiss yang aku berikan pada mama. Dan kulihat waitress nya pun mengambil beberapa foto aku french kiss dengan mama. Sampai waitress tersebut akhirnya berkata baik pa…bu…saya rasa sudah cukup, ternyata kalian memang pasangan yang serasi” sahut waitress tersebut. Aku dan mama langsung segera melepaskan ciuman kami,dan kami berdua sempat terdiam barang sejenak. Kulihat wajah mamah sedikit merah, mungkin baru kali ini bibirnya dicium olehku sendiri. Akhirnya kami berduapun memesan makanan, dan setelah memesan makanan aku dan mama masih sempat terdiam, mama masih menundukkan kepalanya dan tidak berani melihatku.