


Lanjut menyusuri jalan, sampai di sebuah perempatan setelah gedung balai kota ada bangunan Bank Indonesia yang sangat khas bangunan kolonial. Gedung tersebut menjulang cukup tinggi dan berwarna putih. Bangunan ini sangat berbeda bentuk arsitekturnya dari bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Menurut saya sih ini memang bangunan peninggalan jaman kolonial Belanda dulu karena sangat khas desain arsitekturnya.


Tak jauh dari Kantor Pos sampailah di sekitar wilayah gladak yang merupakan pintu masuk menuju wilayah keraton (kalau boleh saya menyebutnya begitu). Di sekitar gladak ini terdapat gapura pintu masuk lengkap dengan dua buah patung di sampingnya yang katanya orang bilang itu reca nggladak. Di dekat situ pula terdapat patung Slamet Riyadi yang merupakan pahlawan nasional yang berasal dari kota Solo dan hingga kini nama tersebut dikenal sebagai jalan protokol yang sangat familiar di kota Solo tersebut.

Patung yang menjulang tinggi ini menurut informasi baru saja diresmikan. Patung ini juga sebagai penanda batas Jalan Slamet Riyadi di sebelah timur.

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.