
Kami bergegas keluar dari Sentosa. Tujuan berikutnya adalah makan sore di
Makansutra Gluttons Bay. Dari VivoCity Mall, jalan sedikit kemudian lanjut
naik bis. Kami sempat terlewat satu halte, sehingga harus jalan kaki lumayan
jauh. Untung Singapore termasuk negara yang bagus pedestriannya. Hujan pun
sudah berhenti meskipun masih terlihat mendung. Tapi setidaknya cuaca gak
panas, sehingga membuat kami nyaman untuk berjalan kaki meskipun jauh.

Kami gak langsung ke Makansutra Gluttons Bay tapi duduk dulu di pinggir
sungai Marina Bay Sands. Banyak juga yang menikmati sore hari di sana. Ada
yang sekadar duduk, ada juga sambil menikmati beberapa kuliner yang ada di
sana. Suami pun mengajak kami ke salah satu counter kebab.

Meskipun tau kalau kami mau makan di Gluttons Bay, saya ikutan beli kebab
roll dulu. Salahnya saya gak pake nanya. Saya pikir kebabnya kayak di
Indonesia yang bakal banyak sayur. Ternyata isinya padat banget dengan
daging ayam. Sayurnya malah gak ada sama sekali. Rasa karinya pun kuat.
Selain suami, kami semua gak ada yang sanggup menghabiskan. Terlalu padat
kebabnya, bikin kenyang banget.

Anak-anak sempat beli ice cream. Nai juga beli air kelapa (tua). Jadi di
sana tuh ada coconut ice cream. Es krimnya dimasukin ke dalam batok kelapa.
Tapi kalau maunya polosan , gak pakai es krim juga bisa. Karena Nai baru aja
makan es krim, dia pun pilih yang polosan. Kaau kata kami itu sih seperti
mengkonsumsi kelapa tua. Daging kelapanya gak bisa dimakan karena keras (dan
gak dikasih sendok juga). Airnya pun masih murni air kelapa. Gak dikasih
gula atau campuran apapun.*Lain kali beli di pasar aja, deh π
Makansutra Gluttons Bay adalah outdoor food court yang berada di salah satu
sisi Marina Bay Sands. Ada berbagai pilihan makanan di sini. Tentu saja ada
yang halal dan tidak. Tapi ada beberapa counter yang menuliskan halal atau
kalau masih ragu sebaiknya bertanya saja.
Kami pesan beberapa makanan untuk dimakan bersama-sama. Alhamdulillah
semuanya enak. Minuman juga paling sering kami beli. Meskipun udaranya udah
gak panas tapi haus aja gitu karena abis jalan.
Saya sempat baca beberapa review yang katanya sebaiknya bawa botol minum dan
trus diisi ulang di water tap untuk menghemat pengeluaran. Sebotol minum di
Singapore tuh mahal, sedangkan di water tap gratis. Bener juga, sih. Harga
air mineral ukuran 600 ml tuh SGD 2. Kalau dirupiahin mah berasa banget
*makanya jangan inget-inget ma rupiah saat bayar π
Tapi masalahnya, selama di sana saya hanya melihat water tap di Changi dan
Gardens by the Bay. Katanya di USS juga ada. Tapi kalau di Sentosa, selain
di USS, saya gak menemukan water tap satupun. Entah saya yang gak lihat atau
memang gak ada.
[Silakan baca:
USS Singapore vs Imbiah Lookout]
Selama di sana, kami banyak berjalan kaki. Otomatis kebutuhan minum menjadi
tinggi. Bisa sakit kepala kalau sampai kurang minum. Masing-masing dari
kami, termasuk Nai, sudah membawa 1 botol minum berukuran besar. Tapi karena
minum terus, gak mungkin juga hanya mengandalkan isi ulang di water tap
karena kami jarang menemukannya. Jadi memang lebih banyak beli. Lumayan juga
pengeluarannya untuk beli air minum π


Mencari Kuliner Halal di Singapore? Ke Bagus Food Court Aja]
Ada beberapa pilihan tempat makan di sana selain di Makansutra Gluttons Bay.
Ada beberapa resto dan cafe, serta makanan kaki lima pun ada seperti kebab
yang kami pilih.Β Kalau pilihan Sahabat KeNai di Makansutra Gluttons
Bay, sebaiknya bawa tissue. Mejanya suka ada yang kotor bekas makanan atau
minuman.
Setelah makan, kami kembali duduk di pinggir sungai. Dari kejauhan tampak
patung merlion yang merupakan ikon Singapore. Banyak pengunjung, dan saya
yakin diantaranya adalah wisatawan, berada di dekat patung. Sempat diajak ke
sana tapi saya males banget jalannya. Lagipula dari awal memang gak pernah
ada kepengen berfoto di dekat Merlion. Anak-anak pun ditawarin gak ada yang
mau.
Adhi sempat mengajak semua keponakannya jalan-jalan ke arah Singapore Flyer.
Searah dengan Singapore Flyer terlihat tempat bermain untuk anak-anak.
Sementara Adhi mengajak keponakannya bermain, kami menunggu di pinggir
sungai aja. Menikmati sore hari di sana.

Lama juga kami duduk di pinggir sungai. Memang rencananya mau nonton
Spectra, pertunjukkan laser dan air mancur yang diiringi dengan simfoni
musik. Kalau mau puas katanya nonton dekat Marina Bay Sands. Tapi kami semua
beneran udah mager banget. Malas aja gitu kalau harus jalan lagi. Mending
nonton dari kejauhan aja. Itupun akhirnya kami batal nonton.
Pertunjukkan baru dimulai pukul 8 malam. Kalau disamakan dengan WIB berarti
pukul 9 malam. Jam segitu Keke dan Nai biasanya udah tidur. Makanya mereka
udah makin gak kelihatan semangat menunggu pertunjukkan dimulai. Kami pun
memutuskan untuk kembali ke hotel aja.
Pulang ke hotel, kami harus berjalan kaki lumayan jauh ke halte. Itupun
salah halte pula. Jadi kami harus jalan kaki lagi yang jauh. Untungnya
anak-anak gak pada rewel π Sampai hotel langsung mandi trus tiduuuuuuurrrr
πͺ *Gak makan malam dulu? Enggak. Udah pada kecapean π
[Silakan baca:
Serba Lavender di Premier Inn, Singapore]
Makansutra Gluttons Bay
8 Raffles Ave, #01-15
Esplanade Mall
Singapore 039802
www.makansutra.com
Β

, Terimakasih telah mengunjungi Ulasani.com, semoga bermanfaat dan lihat juga di situs berkualitas dan paling populer Aopok.com, peluang bisnis online Topbisnisonline.com, pasang iklan gratis Iklans.com dan join di komunitas Topoin.com.